Thursday, October 25, 2012

Wisata Bandung: Bermain di Kampung Bamboo



Suara jeritan keluar dari dua mulut mungil yang tubuhnya meluncur menyusuri tali tegang yang panjangnya diperkirakan hampir 100 meter. Bagaimana tidak, dua siswa SD Babakan Surabaya itu bergelantung pada sebuah katrol. Berdekapan mengadu nyali di atas ketinggian sekitar 40 meter. Tapi jeritan itu bukan jeritan ketakutan melainkan keceriaan.

Flying fox adalah permainan menegangkan sekaligus menantang bagi anak-anak. Tapi permainan ini pula yang jadi permainan favorit di Kampung Bamboo Wa Haji, Desa Cimenyan Padasuka. Padahal flying fox di tempat Wisata Bandung di alam ini bisa dibilang lebih menantang bagi anak-anak karena memiliki lintasan dan ketinggian yang lumayan.

Wajar saja tempat wisata bandung ini menjadi pilihan banyak sekolah dan wisatawan sejak dibukanya tahun 2005 lalu. Dinamakan Kampung Bamboo menurut pengelola Yono karena di kawasan tersebut banyak tumbuh pohon bambu.

"Makanya kita sebuat saja kampung bambu," terangnya. Pemiliknya adalah Dedi Jumardi atau akrab dipanggil Wa Haji. Sehingga nama kawasan wisata bandung ini pun memiliki Kampung Bamboo Wa Haji.

Lokasi wisata bandungnya memang cukup jauh. Sekitar empat kilometer dari Jalan Padasuka Cicaheum tepatnya ke Desa Cimenyan. Jalan menanjak sudah pasti akan ditemukan karena lokasinya berada di daerah ketinggian. Meski harus menuruni sedikit bebatuan terjal tapi sepertinya tidak menghalangi niat para wisatawan untuk dating di wisata bandung ini.

Barangkali terpesona dengan alam dan wahananya yang cukup lengkap. Kampung Bamboo dibangun di atas lahan seluas 7 hektar di kaki gunung. Didesain sesuai dengan wahananya. Ada yang di dataran rendah untuk permainan air dan dataran yang cukup tinggi tentu saja untuk flying fox.

Saat melihat luasnya kawasan wisata bandung tersebut wajar saja jika banyak wisatawan yang tertarik. Lahan yang luas memungkinkan beragam wahana permainan menarik bisa dibuat untuk membuat pengunjung puas.

Permainan-permainan yang ada mungkin sudah tidak asing lagi. Sebut saja permainan flying fox yang jadi favorit, spider web, army zone, rafeling, ayun tarzan, jembatan goyang, susur sungai, gebuk bantal, arung ban, dan lain-lain. Tapi akan menjadi beda ketika tempat wahana tersebut adalah alam lepas yang membawa pengunjungnya pada petualangan mengasyikan.

Dengan tempat seluas itu, kapasitas maksimal pengunjung adalah 130 orang. Untuk menjelajahi wahana per wahana pengunjung akan dibagi ke dalam beberapa grup. "Setiap grup akan dibimbing oleh intruktur dari kelompok pecinta alam," ujar Yono.

Pengunjung wisata bandung akan diajak untuk mencoba satu demi satu wahana permainan sesuai dengan paket-paket yang dipilih. Menurut Yono ada paket-paket khusus untuk pelajar yaitu untuk TK dengan harga Rp 40 ribu per orang, SD dengan harga Rp 55 ribu per orang, SMP dengan harga Rp 60 ribu per orang dan SMA atau mahasiswa dengan harga Rp 80 ribu per orang. "Jumlah minimal peserta adalah 30 orang. Kalau ingin ada diskon harus minimal 50 orang," jelas Yono.

Selain itu, lanjut Yono, Kampung Bamboo juga menyediakan tempat untuk kemping dengan kapasitas maksimal 200 orang tapi dengan pilihan tempat yang berbeda. "Mereka bisa memakai tenda atau menggunakan vila dan saung-saung yang kita sediakan," ujar Yono. Untuk satu hari satu malam sewa lahan Rp 2,5 juta.

bandung.detik.com

No comments:

Post a Comment